Halo #SahabatData
Senin (18/11/2024), sebagai anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten OKU, BPS Kabupaten OKU memiliki peran dalam menjaga dan meningkatkan pengendalian inflasi di Kabupaten OKU. Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh TPID adalah menghadiri rapat koordinasi pengendalian inflasi yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri RI yang ditayangkan di Ruang Asisten II Setda OKU.
Rapat dihadiri Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Dinas, Kepala BUMD dan Kepala OPD vertikal atau yang mewakili. Narasumber rapat ini berasal dari berbagai instansi seperti BPS RI, Kantor Staf Presiden, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, BULOG, Kejaksanaan RI. POLRI, dll. Rapat ini membahas evaluasi perkembangan harga komoditas yang mempengaruhi Inflasi. Melihat histori selama 4 tahun terakhir, bulan November selalu terjadi inflasi. Inflasi di bulan bulan November biasanya lebih tinggi dibanding inflasi pada bulan Oktober.
Komoditas yang sering menyumbang andil inflasi bulan November adalah telur ayam ras, cabai merah, daging ayam ras, bawang merah, tarif angkutan udara dan emas perhiasan. Komoditas tarif angkutan udara pada bulan Oktober 2024 menunjukkan penurunan atau deflasi. Komoditas penyumbang andil kenaikan IPH di Pulau Sumatera didominasi oleh daging ayam ras dan bawang merah. Berdasarkan Indeks Perkembangan Harga Minggu ke 2 November 2024, IPH Kabupaten OKU mengalami deflasi sebesar 0,18 persen. Komoditas yang memberi andil terbesar dalam perubahan IPH Kabupaten OKU yaitu daging ayam ras, cabai merah dan cabai rawit. Pemerintah daerah perlu waspada terhadap komoditas-komoditas ini agar tidak terjadi peningkatan harga yg signifikan. Pemerintah daerah perlu waspada terhadap komoditas-komoditas ini agar tidak terjadi peningkatan harga yg signifikan.
#bps1601
#cintadata
#datamencerdaskanbangsa
#humas1601
#seruti
#serutitw4